Satu Perahu Tanpa Awak Berisi 22 Ekor Penyu Ditemukan di Pantai Serangan Bali

ads left

Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUPASDATA.COM – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara () Polda menggagalkan dugaan penyelundupan 22 ekor hijau (Chelonia mydas) yang ditemukan di satu unit tanpa awak di pesisir , Selatan, Bali.

Puluhan penyu tersebut ditemukan dalam keadaan hidup pada Sabtu, 10 Oktober 2026.

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas penyelundupan penyu hijau di perairan Pulau Serangan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Ditpolairud Polda Bali melakukan penyelidikan dan pemantauan di kawasan pesisir untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Dalam operasi tersebut, petugas dari Kapal Patroli RIB 107 bersama anggota Seksi Intelair Unit I Subdirektorat Penegakan Hukum Ditpolairud Polda Bali menemukan sebuah perahu berwarna biru yang mencurigakan di pesisir Pantai Serangan.

Saat dilakukan pemeriksaan, petugas mendapati 22 ekor penyu hijau berada di dalam perahu tersebut. Namun, tidak ditemukan seorang pun di atas perahu.

Setelah menemukan puluhan satwa yang dilindungi itu, petugas langsung mengamankan perahu beserta seluruh penyu sebagai barang bukti.

Penyu-penyu tersebut kemudian dibawa ke Markas Komando Ditpolairud Polda Bali untuk penanganan lebih lanjut.

Kepala Bidang Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku.

Tim Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Bali juga melakukan pengejaran terhadap pihak yang diduga bertanggung jawab atas pengangkutan penyu tersebut.

“Polda Bali turut berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali untuk menangani penyu-penyu yang berhasil diselamatkan,” katanya.

Koordinasi ini diperlukan agar satwa tersebut mendapatkan penanganan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan konservasinya.

“Penyu hijau merupakan reptil laut yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem,” jelasnya.

Satwa ini banyak mengonsumsi tumbuhan laut, termasuk lamun, yang menjadi habitat dan sumber makanan bagi berbagai organisme laut lainnya.

Meskipun tersebar di perairan tropis dan subtropis, penyu hijau menghadapi berbagai ancaman, seperti perburuan, perdagangan ilegal, tertangkap alat tangkap ikan, pencemaran laut, serta kerusakan pantai tempatnya bertelur.

“Perdagangan penyu juga menjadi perhatian dalam upaya perlindungan satwa liar di Indonesia,” tuturnya.

Dalam kasus ini, dugaan tindak pidana dapat dikenai ketentuan perlindungan satwa yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024.

“Penerapan pasal dan ancaman hukuman akan bergantung pada hasil penyidikan serta ketentuan hukum yang berlaku,” jelasnya.

Pengungkapan kasus penyelundupan 22 penyu hijau ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan di wilayah pesisir dan perairan Bali.

Selain penindakan oleh aparat, partisipasi masyarakat dalam melaporkan aktivitas mencurigakan juga diperlukan untuk membantu mencegah perdagangan ilegal dan menjaga kelestarian satwa laut yang dilindungi.*

ads left

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

Pesona Obelix Sea View: Destinasi Wisata Hits Dekat Parangtritis dengan Panorama Pesisir Selatan

Pesona Obelix Sea View: Destinasi Wisata Hits Dekat Parangtritis dengan Panorama Pesisir Selatan

  • Rabu, 7 Oktober 2026 14:13 WIB

KUPASDATA.COM – Obelix Sea View kini menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang menawarkan keindahan panorama Laut Selatan dari atas perbukitan. Berlokasi di kawasan Area Hutan, Giricahyo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Gunungkidul, tempat ini menyuguhkan pemandangan pesona alam dan matahari terbenam yang memukau. Akses menuju Obelix Sea View terbilang sangat terjangkau […]

Resahkan Warga, Sembilan Pengendara Pakai Knalpot Brong di Banyuwangi Ditilang Polisi   

Resahkan Warga, Sembilan Pengendara Pakai Knalpot Brong di Banyuwangi Ditilang Polisi  

  • Senin, 12 Oktober 2026 14:24 WIB

KUPASDATA.COM – Satlantas Polresta Banyuwangi menindak sembilan pengendara sepeda motor yang menggunakan knalpot brong dalam operasi pada Sabtu malam, 10 Oktober 2026. Seluruh pengendara dikenai tilang manual karena kendaraannya tidak memenuhi spesifikasi teknis yang berlaku. Penertiban dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas. Polisi juga merespons keluhan masyarakat terkait suara bising yang ditimbulkan knalpot […]

Lacak Jejak Melalui CCTV, Polresta Banyuwangi Amankan Pria Terduga Pembuang Bayi di Kalibaru

Lacak Jejak Melalui CCTV, Polresta Banyuwangi Amankan Pria Terduga Pembuang Bayi di Kalibaru

  • Rabu, 7 Oktober 2026 14:45 WIB

KUPASDATA.COM – Polresta Banyuwangi mengamankan terduga pelaku pembuangan bayi laki-laki di Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada Selasa malam, 6 Oktober 2026. Penangkapan dilakukan setelah polisi menelusuri sejumlah bukti, termasuk rekaman kamera pengawas atau CCTV. Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi Kompol Lanang Teguh Pambudi membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyatakan, terduga pelaku masih […]

Dianggap Tidak Sesuai Fakta, Pemdes Yosomulyo Pasang Spanduk Penolakan Hasil Sensus Ekonomi 2026

Dianggap Tidak Sesuai Fakta, Pemdes Yosomulyo Pasang Spanduk Penolakan Hasil Sensus Ekonomi 2026

  • Kamis, 8 Oktober 2026 18:31 WIB

KUPASDATA.COM – Pemerintah Desa (Pemdes) Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mengambil langkah tegas dengan memasang spanduk penolakan terhadap hasil Sensus Ekonomi 2026 di depan kantor balai desa. Kebijakan ini diambil lantaran data yang dirilis dinilai jauh dari realita kondisi ekonomi masyarakat di lapangan. Bahkan hasil dari sensus ekonomi itu berbanding terbalik dengan fakta […]

Selesai Direvitalisasi oleh Kementerian PU, Pasar Banyuwangi Mulai Beroperasi 1 Oktober 2026

Selesai Direvitalisasi oleh Kementerian PU, Pasar Banyuwangi Mulai Beroperasi 1 Oktober 2026

  • Kamis, 1 Oktober 2026 17:30 WIB

Kupasdata.com – Pasar Banyuwangi yang telah selesai direvitalisasi oleh Kementerian PU mulai beroperasi pada Kamis (1/10/2026). Para pedagang sudah mulai berjualan di sana dan melayani pembeli yang datang. Salah satu pedagang, Amania (65) yang berjualan bumbu dapur dan sayuran mengaku senang karena sudah bisa kembali menempati lapak barunya di Pasar yang sudah direvitalisasi. Selama menunggu […]

Hindari Razia Operasi Patuh Semeru di Alun-alun Lumajang, Pemotor Yamaha R15 Tabrak Polisi

Hindari Razia Operasi Patuh Semeru di Alun-alun Lumajang, Pemotor Yamaha R15 Tabrak Polisi

  • Selasa, 27 Oktober 2026 09:51 WIB

KUPASDATA.COM – Upaya menghindari razia Operasi Patuh Semeru di Alun-alun Lumajang, Jawa Timur, berujung insiden yang membuat seorang polisi wanita (polwan) terjatuh. Pengendara sepeda motor Yamaha R15 berwarna biru yang diduga sengaja menabrak petugas itu ternyata masih berstatus pelajar SMA. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin 26 Oktober 2026, saat Satuan Lalu Lintas Polres Lumajang menggelar Operasi […]

Digelar 24 Oktober dan Mengusung Konsep Baru “Gandrung Sewu Banyuwangi” Dilaksanakan Malam Hari

Digelar 24 Oktober dan Mengusung Konsep Baru “Gandrung Sewu Banyuwangi” Dilaksanakan Malam Hari

  • Kamis, 1 Oktober 2026 17:24 WIB

Kupasdata.com – Gelaran tari kolosal Gandrung Sewu kembali digelar dengan konsep baru, 24 Oktober 2026. Untuk pertama kalinya selama 14 tahun, pertunjukan yang telah menjadi salah satu ikon budaya Banyuwangi tersebut digelar malam hari, memadukan seni tradisi dengan tata cahaya dan teknologi pertunjukan. Tahun ini Gandrung Sewu 2026 mendapat dukungan penuh dari InJourney, holding BUMN […]

Video Viral di Medsos Dugaan Adanya Pembakaran Hutan di TNBB Cekik

Video Viral di Medsos Dugaan Adanya Pembakaran Hutan di TNBB Cekik

  • Minggu, 25 Oktober 2026 18:02 WIB

  KUPASDATA.COM – Video dugaan pembakaran lahan seluas 1,2 hektare di hutan kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB), Cekik, Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, viral di media sosial belakangan ini. Terbakarnya lahan hutan yang rimbun itu menimbulkan tanda tanya. Beredar isu, tanaman di kawasan hutan Cekik akan diganti dari tanaman keras dan semak-semak menjadi rumput. Plt Kepala […]

ads bottom