Tumpukan Sampah Kembali Memenuhi Sungai Kalimati Muncar, BPBD Banyuwangi Lakukan Peninjauan

KUPASDATA.COM – Tumpukan sampah kembali memenuhi Sungai Kalimati di Dusun Kalimati, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Sampah kembali menutup aliran sungai sekitar dua pekan setelah kegiatan pembersihan mengangkat 7,5 ton limbah dari lokasi tersebut.
Kondisi itu mendorong Pemerintah Kecamatan Muncar, Pemerintah Desa Kedungrejo, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Banyuwangi meninjau lokasi pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Peninjauan dipimpin Kepala Pelaksana BPBD Banyuwangi Partana bersama Pelaksana Tugas Camat Muncar Tri Setya dan sejumlah pihak terkait.
“Hasil peninjauan masih dibahas untuk menentukan penanganan lanjutan,” kata Partana.
Sementara itu, Pemerintah Kecamatan Muncar memperkirakan keputusan hasil pembahasan akan disampaikan pada Selasa, 13 Oktober 2026.
Tri Setya membenarkan adanya peninjauan tersebut. Menurut dia, pemerintah masih merumuskan tindak lanjut berdasarkan kondisi di lapangan.
“Iya ada peninjauan pada Kamis, 8 Oktober. Hasilnya masih dirapatkan dan kemungkinan akan keluar pada Selasa, 13 Oktober,” kata Tri Setya, Selasa, 13 Oktober 2026.
Sampah kembali menumpuk di sepanjang sekitar 400 meter aliran Sungai Kalimati.
“Tumpukan tersebut diduga berasal dari kawasan permukiman warga dan terbawa menuju aliran sungai,” jelasnya.
Persoalan itu diperparah keterbatasan tempat penampungan sampah di sekitar permukiman.
Kondisi muara sungai yang lebih tinggi juga membuat sampah mudah tertahan ketika debit air menurun.
Kepala Dusun Kalimati, Desa Kedungrejo, Munir, mengatakan penumpukan sampah berkaitan dengan perubahan kondisi aliran sungai menurut musim.
Saat hujan, sampah terbawa arus menuju bagian lain. Sebaliknya, ketika kemarau, debit air menurun sehingga sampah tertahan dan menumpuk.
“Saat musim hujan sampah itu hanyut dibawa air. Namun, saat musim kemarau, sampah pasti menumpuk seperti itu,” ujar Munir, Senin, 5 Oktober 2026.
Sebelumnya, kegiatan gotong royong melibatkan berbagai unsur untuk membersihkan Sungai Kalimati.
Sebanyak 7,5 ton sampah berhasil diangkat dari aliran sungai. Namun, tumpukan kembali muncul dalam waktu sekitar dua pekan.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pembersihan sungai belum menyelesaikan persoalan secara menyeluruh.
Sampah yang masuk dari kawasan permukiman masih menjadi sumber utama penumpukan.
Penanganan Sungai Kalimati kini menjadi perhatian pemerintah kecamatan, pemerintah desa, BPBD, dan warga.
Pembahasan lintas pihak diarahkan untuk menentukan langkah berikutnya setelah peninjauan lokasi.***
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Antisipasi Kriminalitas, Polsek Genteng Banyuwangi Dapati Gerombolan Pemuda Pesta Miras
- Senin, 19 Oktober 2026 06:10 WIB
KUPASDATA.COM – Polisi memberikan pembinaan kepada sejumlah pemuda yang kedapatan mengonsumsi minuman keras (miras). Pemuda itu mabuk sembari nongkrong hingga larut malam di Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Selain diminta membuang sisa minuman keras tersebut, mereka juga mendapat sanksi push up oleh Polsek Genteng. Penertiban tersebut dilakukan dalam patroli gabungan […]
Nahas, Empat Petugas dan Relawan Gugur Saat Padamkan Karhutla di Bromo
- Sabtu, 17 Oktober 2026 09:21 WIB
KUPASDATA.COM – Perjuangan memadamkan api di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) berakhir duka. Empat petugas dan relawan dilaporkan meninggal dunia saat berupaya mengendalikan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Bukit Kembang, Kabupaten Probolinggo, Kamis 15 Oktober 2026. Menurut laporan BPBD Jawa Timur, titik api terdeteksi sekitar pukul 14:00 WIB di sisi timur […]
Puluhan Warga Banyuwangi Dapat Motor Hingga Umroh dari Undian Struk Sipundiwangi
- Senin, 5 Oktober 2026 17:41 WIB
Kupasdata.com – Terkumpul 14 Ribu Struk Sipundiwangi, Puluhan Warga Banyuwangi Dapat Motor Hingga Umroh. Jumlah tersebut terdiri dari sekitar 12 ribu struk transaksi makanan dan minuman dari warung makan serta restoran lokal, dan 2.000 struk pembayaran hotel dan homestay di Banyuwangi. Dari jumlah tersebut 44 orang mendapat hadiah mulai motor hingga paket umroh. Sipundiwangi merupakan […]
Oknum Ojol Jual Bensin Rp 150 Ribu hingga Rp 200 Ribu Per Botol, Polda Bali Lakukan Langkah Tegas
- Kamis, 15 Oktober 2026 15:24 WIB
KUPASDATA.COM – Beredar di sosial media video oknum-oknum ojek online (ojol) dan warga yang menjual lagi bahan bakar minyak dengan harga di luar nalar. Bahkan ada oknum ojol diduga menjual BBM selangit di harga Rp 150 hingga Rp 200 ribu per botol kepada turis mancanegara. Di sosial media pun ramai warganet menawarkan BBM dalam […]
Waspada Cuaca Ekstrem, Banyuwangi Memasuk Masa Transisi Musim Kemarau ke Musim Penghujan
- Senin, 26 Oktober 2026 16:51 WIB
KUPASDATA.COM – Banyuwangi memasuki periode peralihan musim dari kemarau menuju musim penghujan atau masa pancaroba. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang kerap terjadi secara tiba-tiba selama masa transisi ini. Prakirawan BMKG Banyuwangi, Anjar Triono Hadi, menjelaskan bahwa secara klimatologis wilayah Banyuwangi saat ini […]
Kandang Ayam di Glagahagung Kebakaran Kerugian Rp 2,5 Miliar, Ayam Ternak Sebanyak 28.000 Ekor Mati Terpanggang
- Minggu, 11 Oktober 2026 18:12 WIB
KUPASDATA.COM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi menangani kebakaran melanda bangunan kandang ayam. Lokasi kebakaran kandang ayam tersebut berada di Dusun Jatirejo, Desa Glagahagung, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada Minggu 11 Oktober 2026 dini hari. Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik pada mesin pemanas tersebut mengakibatkan dua blok kandang […]
Jadi Perhatian Wisatawan Mancanegara, Bangkai Buaya Berukuran 4,5 Meter Ditemukan di Lance’s Right Mentawai
- Minggu, 18 Oktober 2026 13:30 WIB
KUPASDATA.COM – Seekor buaya berukuran besar yang ditemukan di kawasan Lance’s Right, Katiet, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, menjadi perhatian setelah foto dan videonya beredar di media sosial. Ukuran tubuh reptil tersebut terlihat mencolok ketika tergeletak di atas pasir dan dikelilingi sejumlah warga. Dalam foto yang beredar, seorang pria tampak berbaring di samping kepala buaya […]
Akibat Diterjang Angin Kencang Atap Gedung Kopdes Sukomaju Banyuwangi Jebol
- Sabtu, 31 Oktober 2026 12:43 WIB
KUPASDATA.COM – Atap gedung Koperasi Desa Merah Putih atau KDMP Desa Sukomaju, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi, mengalami kerusakan setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras disertai angin kencang, Jumat, 30 Oktober 2026. Kerusakan terjadi pada bagian atap gedung yang baru selesai dibangun. Bangunan tersebut belum beroperasi dan masih menunggu proses administrasi serah terima. Ketua KDMP […]

Saat ini belum ada komentar