Pejabat BNPB Kena Operasi Tangkap Tangan KPK, Amankan Uang Rp 1,5 Miliar

ads left

Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUPASDATA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi () melakukan operasi tangkap tangan terhadap pejabat di Badan Nasional Penanggulangan Bencana () di Jakarta, Selasa 13 Oktober 2026.

Operasi itu menjadi ke 22 KPK sepanjang 2026. Sejumlah pihak diamankan dan kini dimintai keterangan.

“Benar ada kegiatan lapangan oleh pegawai KPK,” kata Ketua KPK Setyo Budiyanto.

“Ada beberapa pihak yang sudah diamankan, dan sedang dimintai keterangan,” tambahnya.

“Untuk detail siapa-siapa yang diamankan, nanti Jubir akan memberikan keterangan,” ujarnya, merujuk pada Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status pihak yang diamankan.

Dalam OTT tersebut, diungkapkan, penyidik juga mengamankan uang sekitar Rp 1,5 miliar.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan yang dikonfirmasi, menyatakan bahwa pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih jauh karena belum mengetahui secara rinci mengenai informasi tersebut.

“Kami belum dapat memberikan keterangan apa pun karena kami belum tahu apa-apa. Yang pasti dari pagi sampai siang tidak ada OTT di kantor BNPB dan tetap memberikan pelayanan seperti biasa,” kata Berton.

Meski KPK belum mengungkapkan kasus apa yang menjadi pangkal OTT, diketahui, di BNPB memang tengah berjalan dengan nilai anggaran lumayan besar.

Data agregator DataLPSE untuk LPSE BNPB mencatat lima paket tender pada September-Oktober 2026.

Satu paket pengadaan barang sudah selesai tender adalah Proyek Pengadaan Instrumentasi Peringatan Dini-Wilayah 3 di Demak dan Grobogan, dengan kode 10166678000.

Pagu anggaran mencapai Rp 3,79 miliar dengan harga perkiraan sendiri mencapai Rp 3,85 miliar dengan anggaran berasal dari APBN 2026. Tender berlangsung 4 hingga 25 September 2026.

Berikutnya adalah empat paket jasa konsultansi yang masih dalam tahap pengumuman prakualifikasi.

Pertama, Sistem Informasi Dashboard pemantauan dan aktivasi peralatan peringatan dini di wilayah terdampak bencana Sumatera, kode 10170346000, HPS Rp 419 juta, 25 September hingga 30 Oktober 2026, lokasi Jakarta Timur.

Kedua, Penyediaan studi kelayakan peralatan peringatan dini Provinsi Aceh, kode 10166741000, HPS Rp 1,27 miliar, 10 September hingga 26 Oktober 2026.

Ketiga, Penyediaan studi kelayakan peralatan peringatan dini Provinsi Sumatera Utara, kode 10166744000, HPS Rp 1,17 miliar, 10 September hingga 23 Oktober 2026.

Keempat, Penyediaan studi kelayakan peralatan peringatan dini Provinsi Sumatera Barat, kode 10166743000, HPS Rp922 juta, 9 September hingga 19 Oktober 2026.

Pemenang untuk lima paket itu belum terpublikasi di sumber yang dapat diakses Selasa malam. Nilai kontrak dan nama vendor harus dicek per kode lelang di situs resmi SPSE BNPB.

Di luar lima paket itu, paket bernilai lebih besar tercatat pada 2024 hingga 2025. Di antaranya adalah pekerjaan penguatan sistem diseminasi informasi dan peringatan dini tsunami 2025, kode 10021923000, pagu Rp 24 miliar dengan HPS Rp 23,69 miliar. Tender selesai Mei 2025.

Kedua, proyek Revitalisasi infrastruktur TIK pendukung platform MHEWS dan sistem pendukung di Data Center Sentul Rp 53,2 miliar, Data Center Pramuka Rp 27 miliar (tender ulang), dan perangkat lunak lisensi Rp 27,1 miliar (tender ulang).

Ketiga, Paket 2 pengadaan peralatan TIK Pusdalops daerah 2024, pagu Rp 28,5 miliar, tercatat dimenangkan PT Inovasi Dwi Makna dengan penawaran sebesar Rp 27,87 miliar. Proyek ini didanai Indonesia Disaster Resilience Initiatives Project.

Salah satu kegiatan BNPB yang disorot media lokal tahun ini adalah proyek tanggap darurat pascabanjir di Aceh Timur.

Tim investigasi yang menamakan diri Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir Aceh melaporkan dugaan kejanggalan pada proyek sumur bor bersumber anggaran BNPB, awal Februari 2026.

Temuan yang dilaporkan, dugaan tidak digunakannya metode geolistrik untuk titik bor, nilai kontrak tidak dicantumkan di papan informasi, dan sebagian lokasi tidak memasang papan informasi.

“Setahu saya tidak ada uji geolistrik. Nilai anggarannya juga tidak diketahui karena tidak tercantum di papan informasi proyek,” kata seorang warga yang melaporkan kasus ini.

Pejabat Pembuat Komitmen BNPB yang disebut bernama Rudi dikonfirmasi, menyatakan petunjuk teknis masih disusun saat pekerjaan berjalan.

“Saat ini kami sedang menyusun juknis. Pada masa tanggap darurat, ada permintaan dari kepala daerah terkait kebutuhan sanitasi korban banjir, sehingga sumur bor tetap kami kerjakan melalui vendor lokal,” katanya.

“Nilai kontrak tergantung pada klasifikasi pekerjaan,” ujarnya soal besaran kontrak, termasuk kedalaman bor dan kondisi tanah.

Laporan lanjutan awal Maret 2026 menyebut pekerjaan tanggap darurat itu mencakup lebih dari 296 titik sumur bor dan 3.600 unit hunian sementara. Laporan itu juga menyorot tarik-menarik soal pengawasan.

Anggota Badan Pengarah BNPB Isroil Sumiharjo menyebut pengawasan huntara dan kegiatan lain ada di BPBD dan Dinas PU kabupaten/kota. Kepala Dinas PU Aceh Timur Muslim membantahnya.

“Kami hanya melakukan monitoring, bukan pengawasan. Monitoring sebatas melihat pekerjaan mana saja yang sudah dibangun oleh mereka, apalagi anggaran pengawasan tidak ada,” kata Muslim.

Hingga berita itu diterbitkan, belum ada keterangan tambahan dari BNPB pusat soal SOP dan mekanisme teknis sumur bor tersebut.

KPK juga belum mengaitkan OTT Selasa dengan proyek Aceh itu atau dengan lima paket tender di atas.

Tidak ada pernyataan resmi dari KPK atau BNPB yang menyebut perkara OTT ini terkait pengadaan tertentu.

Penyidik masih memeriksa pihak yang diamankan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.*

ads left

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

Dianggap Tidak Sesuai Fakta, Pemdes Yosomulyo Pasang Spanduk Penolakan Hasil Sensus Ekonomi 2026

Dianggap Tidak Sesuai Fakta, Pemdes Yosomulyo Pasang Spanduk Penolakan Hasil Sensus Ekonomi 2026

  • Kamis, 8 Oktober 2026 18:31 WIB

KUPASDATA.COM – Pemerintah Desa (Pemdes) Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mengambil langkah tegas dengan memasang spanduk penolakan terhadap hasil Sensus Ekonomi 2026 di depan kantor balai desa. Kebijakan ini diambil lantaran data yang dirilis dinilai jauh dari realita kondisi ekonomi masyarakat di lapangan. Bahkan hasil dari sensus ekonomi itu berbanding terbalik dengan fakta […]

Uji Coba MBG di Songgon Banyuwangi Sebabkan Korban Keracunan, Enam Siswa dan Guru Dilarikan ke Puskesmas

Uji Coba MBG di Songgon Banyuwangi Sebabkan Korban Keracunan, Enam Siswa dan Guru Dilarikan ke Puskesmas

  • Sabtu, 10 Oktober 2026 16:52 WIB

  KUPASDATA.COM – Sebanyak enam siswa dan seorang guru SDN 2 Sumberbulu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dilarikan ke Puskesmas Songgon. Siswa dan guru itu mengalami mual, pusing, dan kram perut usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis, 8 Oktober 2026. Ketujuh korban mendapat penanganan medis di unit gawat darurat. Setelah menjalani observasi […]

Resahkan Warga, Sembilan Pengendara Pakai Knalpot Brong di Banyuwangi Ditilang Polisi   

Resahkan Warga, Sembilan Pengendara Pakai Knalpot Brong di Banyuwangi Ditilang Polisi  

  • Senin, 12 Oktober 2026 14:24 WIB

KUPASDATA.COM – Satlantas Polresta Banyuwangi menindak sembilan pengendara sepeda motor yang menggunakan knalpot brong dalam operasi pada Sabtu malam, 10 Oktober 2026. Seluruh pengendara dikenai tilang manual karena kendaraannya tidak memenuhi spesifikasi teknis yang berlaku. Penertiban dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas. Polisi juga merespons keluhan masyarakat terkait suara bising yang ditimbulkan knalpot […]

Digelar 24 Oktober dan Mengusung Konsep Baru “Gandrung Sewu Banyuwangi” Dilaksanakan Malam Hari

Digelar 24 Oktober dan Mengusung Konsep Baru “Gandrung Sewu Banyuwangi” Dilaksanakan Malam Hari

  • Kamis, 1 Oktober 2026 17:24 WIB

Kupasdata.com – Gelaran tari kolosal Gandrung Sewu kembali digelar dengan konsep baru, 24 Oktober 2026. Untuk pertama kalinya selama 14 tahun, pertunjukan yang telah menjadi salah satu ikon budaya Banyuwangi tersebut digelar malam hari, memadukan seni tradisi dengan tata cahaya dan teknologi pertunjukan. Tahun ini Gandrung Sewu 2026 mendapat dukungan penuh dari InJourney, holding BUMN […]

Rumor di Media Sosial Pimpinan Korea Utara Kim Jong Un Dikabarkan Meninggal Dunia

Rumor di Media Sosial Pimpinan Korea Utara Kim Jong Un Dikabarkan Meninggal Dunia

  • Selasa, 20 Oktober 2026 18:16 WIB

KUPASDATA.COM – Rumor mengenai pemimpin Korea Utara Kim Jong Un meninggal dunia akibat pendarahan otak beredar luas di media sosial. Kabar tersebut menyebut Kim mengalami koma hingga harus diterbangkan ke Beijing, Cina, untuk mendapatkan perawatan darurat. Di tengah ramainya spekulasi tentang kondisi kesehatan bahkan hingga berita mengenai meninggalnya Kim Jong Un, media pemerintah Korea Utara […]

Puluhan Warga Banyuwangi Dapat Motor Hingga Umroh dari Undian Struk Sipundiwangi

Puluhan Warga Banyuwangi Dapat Motor Hingga Umroh dari Undian Struk Sipundiwangi

  • Senin, 5 Oktober 2026 17:41 WIB

Kupasdata.com – Terkumpul 14 Ribu Struk Sipundiwangi, Puluhan Warga Banyuwangi Dapat Motor Hingga Umroh. Jumlah tersebut terdiri dari sekitar 12 ribu struk transaksi makanan dan minuman dari warung makan serta restoran lokal, dan 2.000 struk pembayaran hotel dan homestay di Banyuwangi. Dari jumlah tersebut 44 orang mendapat hadiah mulai motor hingga paket umroh. Sipundiwangi merupakan […]

Dapur Rumah Warga Karangrejo Terbakar, Dua Orang Korban Sempat Terjebak Hingga Alami Luka Bakar   

Dapur Rumah Warga Karangrejo Terbakar, Dua Orang Korban Sempat Terjebak Hingga Alami Luka Bakar  

  • Sabtu, 10 Oktober 2026 17:01 WIB

  KUPASDATA.COM – nsiden kebakaran melanda area dapur rumah milik Sueryo Koesmedi (57) di Jalan Ikan Putihan, Lingkungan Karanganyar, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi, Jumat 9 Oktober 2026 malam. Kebakaran yang dipicu dugaan kebocoran tabung gas LPG tersebut mengakibatkan pemilik rumah mengalami luka bakar di bagian wajah dan tangan. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.25 WIB […]

Waspada Cuaca Ekstrem, Banyuwangi Memasuk Masa Transisi Musim Kemarau ke Musim Penghujan

Waspada Cuaca Ekstrem, Banyuwangi Memasuk Masa Transisi Musim Kemarau ke Musim Penghujan

  • Senin, 26 Oktober 2026 16:51 WIB

  KUPASDATA.COM – Banyuwangi memasuki periode peralihan musim dari kemarau menuju musim penghujan atau masa pancaroba. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang kerap terjadi secara tiba-tiba selama masa transisi ini. Prakirawan BMKG Banyuwangi, Anjar Triono Hadi, menjelaskan bahwa secara klimatologis wilayah Banyuwangi saat ini […]

ads bottom